Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Oktober 2017

Asa bangsa yang patah

Kau maju bertopeng semu
Datang merayu rakyat-rakyat jelata
Yang tak tau apa itu negara

Rakyat hanya bisa menyapa 
Penuh dengan harapan 
Harapan yang bisa membuatnya melayang
Melayang kepangkuan keadilan

Sabtu, 25 Maret 2017

Ohhh mimpi
Kau memang ada untuk menipu
Ku kejar kau menjauh
Seakan kau tak hiraukan ku

Jumat, 17 Maret 2017

Apakah ini taqdirku?


Taqdir itu tak bisa diduga
Kadang berpihak pada kita
Kadang menyerang kita

Tapi hari ini
Tak apalah takdir itu berwujud gelap
Tak tampak kejelasan yang diberikan

Mengharap yang baik
Namun menunggu itulah jawaban yang datang

Kamis, 16 Maret 2017

"Menunggu"

Kadang hati harus mengerti
Bahwa senyumnya rembukan di malam hari harus dinanti

Kadang rasa harus merana 
Karena menunggu itu serpihan angin yang masih menjauh

Kadang asa itu terdiam
Terdiam karena takut kehilangan

Rabu, 15 Maret 2017

Hati Bersinar

Bahagia itu tak terduga
Kadang datang tanpa alasan
Kadang menjauh dengan beribu alasan

Senyum
Mungkin itu perwakilannya
Walau tak dirasakan oleh orang lain

Kadang bahagia itu manja
Butuh pengorbanan didalamnya
Saat itu pula
Relung hati terbang bersama asa
Berharap selalu hinggap di hati

Minggu, 24 April 2016

Puisi perpisahan

Relung hati terasa pilu 
Terpedaya oleh mendungnya langit kebersamaan
Setahun sudah keringat ketulusan mengalir 
Menyentuh hati yang dalam

Ya.... 
Itu perpisahan 
Waktu dimanaa di awal senang 
Diakhiri oleh kedukaan

Tak ada kata yang pantas 
Tuk ku lantunkan  
Hanya perwakilan hati 
Hanya... perasaan hati 
Yang sedih menatap waktu yang bermakna

Ujung kebersamaan  akan tiba 
Entah kemana semua akan melangkah 

Hanya harapan yang ada 
Semoga ......
Awal perpisahan ini mengantarkan kepada waktu 
Diamana akan ada cahaya pertemuan 
Yang saling tersenyum 

Merangkul dengan keihlasan 
Tuk mengantarkan keabadian 
Atas kenangan yang tumbuh 
Dengan benih kebersamaan 



Rabu, 13 April 2016



Puisi tentang kekaguman pada novel

Demi lantunan cerita

Aku tau ...
Aku sedang menjelma kiasan sebuah cerita
Disana ....
Rasa baru timbul mendayu raga dan mataku
Terpojokkan oleh satu poros penuh makna
Kadang dramatis kadang pula pilu
Kadang senang kadang pula tercekam oleh mimpi
Disanalah rasa yang ditimbulkan
Membuat ku mengorbankan waktu
Hingga larut dengan kisah-kisah itu

Selasa, 08 Maret 2016

puisi perpisahan

 perrpisahan

wahai perpisahan ...
kau adalah hal yang tak terlihat
tapi kau terasa ada ..
itu terbukti ...
pada saat hari perpisahan ini terjadi
perpisahan yang didalamnya terdapat kisah
entah itu kisah cinta sepasang kekasih
ataupun perjalanan singkat kebahagiaan
namun..
bagi ku....
itu tak terjadi kalau melampaui dirimu .. wahai waktu
dari situh aku sadar dimana semua akan jelas wujud selama ini

Senin, 05 Oktober 2015


aku 


aku adalah diriku 
baku lahir di nusantara 
menghirup udara-udaranya 
dan bersemayam merasakannya

terbangun akal-akal sucinya 
di selimuti hati-hati ketulusannya

menengadah atas kesadaran 
yang terjadi di sekelilingnya
penuh dengan api-api kejahatan 

disanalah aku ....
memberontak  berteriak 
lantang membuana 

disanalah aku ...
merancang duri-duri pembalasan 
melenyapkan hitam-hitam  pekat kebatilan 




hitamnya perpisahan


kau datang dengan senyuman
kau datang dengan simfoni keindahan
kau datang dengan cahaya idaman

namun....

senyuman itu lepas menjauh dari mu
simfoni itu meraung merusak keindahan mu
dan cahaya itu sirna redup dengan sendirinya




janji  semu


wahai langit....
ku selalu menengadah
mencari keabadian berada

ku hanya tersenyum  akan rindu
tersimpan membeku dalam- dalam

ku terlena akan semu fatamorgana
yang menghimpit relung-relung jiwaku

kemanakah dikau
 ku terbang melesat keangkasa
hanya ada janji-janji tak bertuan

Minggu, 27 September 2015

My dream in love

So far in my eyes
It’s so beautiful just like flower
Have the right to be my dream
Nothing special anyone when they see
But it’s different in my eyes
Because looking with my soul

Rabu, 23 September 2015

Potret Beningnya Qalbu

Asa terasa tentram
Diujungnya tampilan kebenaran 
Tapi ... sulit menjiwainya 
Penuh gelora api-api hitam
Dengan butiran tasbeh di putar 
Semua terasa damai 
Ditambah lagi jauhnya jiwa dari kegelapan 
Mungkin itu perlu mengekor burung-burung putih 
Supaya leluasa melejit ke langit-langit 
Hingga tembus menerobos pagar-pagar angkasa
Merasakan kehidupan sebenarnya
Tak terasa bingung akan semu kehidupan
Daun-daun hijau akan jadi saksi bisu
Malaikat pun membimbing kehidupannya